by: Dede
Wahai kawankui,
Tau kah engkau?
lamanya masa yang kita lewati bersama
Aku tak ingin tau
Karna kau ada selamanya bagi ku
Bersamamu,
Tangiskukan terurai menjadi tawa
Dukaku kan terpecah menjadi bahagia
Dan...
Air mata yang telanjur jatuh
Takan berubah menjadi nestapa
Denganmu,
Kepenatanku tergilas sirna
Terkadang di satu waktu,
Prasangka pernah menjauhimu
Tapi,
Sungguh kawan,
Amarah takkan bisa bertahan di kalbuku
Kusadari aku terikat oleh hatimu
Ingat kawan,
Kita pernah duduk bersama
Melukis langit dengan impian
Tentang aku dan kehidupan
Terima kasih kawanku
Balikpapan, 24 Februari 2020
Tidak ada komentar:
Posting Komentar