Selasa, 25 Februari 2020

INDONESIA

by: Alisha

Tiada lagi negeri seindah kau
Gunung api yang tinggi megah
Hutan rimba yang hijau
Tempat bersemayang hewan langka

Walau ku pergi jauh
'Tuk mencari ilmu
Tetap dirimu yang selalu ada di benakku
Budayamu yang beragam
Akan selalu kuingat
Negeri yang berpulau-pulau
Negeri yang kaya akan alamnya

Indonesia..
Kau negeri yang ku sayangi
Indonesia..
Kau negeri ku dilahirkan
Indonesia..
Kaulah kampung halamanku
Indonesia..
Kaulah segalanya




Balikpapan, 24 Februari 2020

MALAIKAT KECIL

By: Delvie
Adikku...
Kau malaikat kecil di hidupku
Mata polos mu yang berbinar
Selalu bertanya
Tanpa menuntut jawab

Adikku...
Kau begitu lucu
Kau selalu senyum manis untukku
Di kala aku sedih,
Kau selalu menghiburku

Adikku...
Walaupun kau pernah membuatku marah
Kau membuatku kesal
Tetapi itu tak berarti ap- apa
akarena aku sangat bangga memiliki adik sepertimu
Hanya kamu,
Yang selalu membuat aku tersenyum dengan tingkah lucumu




Balikpapan, 24 Februari 2020

Menyerah

By: Devino
Maafkanku!
Kini harus meninggalkan
lama kucoba 'tuk bertahan
Tetapi aku semakin terluka

Maafkanku!
Aku harus melepaskan
Kuat inginku untuk bertahan
Namun hati tak bisa lagi menerima

Maafkanku!
Aku harus melepaskan
luka ini  membuat hatiku pecac
Hingga bergelimang darah

Maafkanlah!
Aku harus melepaskan
'Tuk menutup semua lembar kisah indah
Tentang cinta kita berdua

Maaf, aku menyerah....



Balikpapan, 24 Februari 2020

BUKU

By: Anisa
Buku adalah sumber ilmu
Selalu kubaca
Agar ku bertambah ilmu
Dari buku
Ku temukan pengetahuan dan wawasan

Buku,
kau sangat berjasa
Bagiku, bahkan bagi semua orang
Wahai kawan,
Cintailah buku
Bacalah bukumu
Anggaplah buku sebagai temanmu
Yang bisa menuntun arah jalanmu


Balikpapan, 24 Februari 2020

IBUKU TERSAYANG

By: Nabilah
Hari terus barganti
Tahun tak pernah terhenti
Namun kasih sayangmu
Tak pernah berakhir
Engkau lah ibuku..

Oh ibu..
Walau dunia berguncang
Namun cintamu tak akan lenyap
Dengan segala yang kau berikan untukku

Oh ibu..
Ku ucapkan terima kasih untukmu
Engkau lah bidadari tak bersayap ku
Yang merawat dan membesarkanku
Dengan penuh cinta dan kasih sayang



Balikpapan, 24 Februari 2020

HUJAN

By: Tiara
Hujan...
Mengguyur bumi
Membasahi diri
Diri yang tengah dilanda patah hati
Oleh seseorang yang baru saja hadir
Dan berjalan pergi

Hujan...
Sampaikan padanya,
Disini,
Aku masih menantinya
Aku masih menunggunya
Dan katakan padanya aku mencintainya

Hujan...
Sampaikan juga terima kasihku
Karna telah hadir dihidupku
Dan mewarnai hidupku
Dengan senyumannya itu



Balikpapan, 24 Februari 2020

TEMAN

By: Ade Nazwa
Waktu tlah berlalu
Tak terasa begitu cepatnya
Saat berada didekat kalian
Aku merasa riang
Kalian yang membuat hari ini
Tak begitu basi
Lelucon, canda, tawa
Menyatu dengan serasi

Kadang ada cinta
Kadang ada benci
Kadang ada suka
Kadang ada duka
Begitulah adanya

Kau temanku, matahariku
Menerangi setiap hari
Memberi semangat untuk hari ini
Kau temanku, arahku
Kau mengingatkan saat aku salah melangkah
Bagaimanapun keadaannya kau.




Balikpapan, 24 Februari 2020

AYAH

By: Siti Anisah
Ayah
Aku ingin melepas rinduku
Aku ingin dalam dekapanmu
Menghilangkan setiap sesenggukan tangisku

Ayah
Sering ku merasa sedih
Terkadang ku meneteskan air mata
Saat banyak temanku
Menggenggam erat tangan ayahnya
Berandeng mesra dengan ayahnya

Ayah
Kau Pria berhargaku
Aku merindukan sosok ayah
Sosok ayah yang melindungiku
Ketika ada orang yang menyakitiku
Aku seringkali ingin memelukmu,
Tertawa bahagia bersamamu
Di sebuah tempat yang indah



Balikpapan, 24 Februari 2020

PAHLAWANKU

By: Afrah
Pahlawanku..
Kau perjuangkan dirimu
Tuk merebut bangsa ini
Dari genggaman penjajah

Pahlawanku..
Kau raih dengan darahmu
Yang telah tumpah dalam medan perangmu
Merah putih ini
Kini telah dibangun gagah
Tanpa seorangpun yang berani mengubah

Pahlawanku..
Kan ku jaga negeri ini
Ku curahkan jiwa raga ini
Tuk Indonesia tercinta
Ku bangun dan kan ku isi kemerdekaan ini

Terima kasih pahlawanku..
Kau telah bersusah payah untuk indonesia
Kau  telah merelakan tenagamu untuk indonesia



Balikpapan, 24 Februari 2020

PMR

By: Rizky
PMR..
Engkau suatu organisasi
Engkau tempa anggotamu
Untuk peduli kepada sesama
Engkau tempa anggotamu
Tuk berjiwa sosial tinggi

PMR...
Engkau asalah penolongku...
Penolongku disaat lelah...
Penolongku disaat hampa...

PMR...
Kau adalah pahlawanku....
Pahlawanku disaat sakit....
Pahlawanku tanpa tanda jasa....

PMR....
Engkau menolong tanpa pamrih...
Dengan ikhlas sepenuh hati....
Dengan jiwamu yang tulus menolong siapapun...
Terimaksih PMR....



Balikpapan, 24 Februari 2020

Rasa Sesaat

By: Aurel
Kurasakan kehangatan,
Saat menatap mata teduhnya
Kurasakan ketenangan,
begitu tahu dirinya ada

Kurasakan kenyamanan,
Ketika melihat senyumnya
Kurasakan kebahagiaan,
Waktu mendengar tawanya

Semoga ini bukanlah rasa sesaat
Yang datang dengan tiba-tiba
Semoga ini tidak untuk sementara,
Karena aku tak meminta

Sungguh diri ini tak rela
Bila kemudian rasa ini tiada
Ku memang tak tahu tentangnya
Yang kurasa hanyalah cinta

Aku Beruntung

By: Aziel
Duhai Ibu..
Duhai Ayah
Aku sangat beruntung
Menjadi anakmu

Duhai ibu..
Duhai Ayah..
Maafkan anakmu
Masih belum bisa mnejadi dewasa
Belum bisa menjadi pribadi yang mandiri
Masih lalai dalam tanggung jawabku

Duhai Ibu..
Duhai Ayah..
Terkadang engkau memarahiku
Kala ku terlambat mengerjakan shalat
Namun aku tau
Sebenarnya adalah menasehatiku
Membimbingku

Duhai Ibu..
Duhai Ayah...
Aku beruntung menjadi anakmu
Engkau masih membimbingku
Engkau masih menuntunku
Tuk selalu mempelajari kitab suci Al-quran

Duhai Ibu..
Duhai Ayah...
Aku beruntung menjadi anakmu
Engkau selalu mencariku
Kala ku lali ketika tak berkabar denganmu
Engkau selalu memperhatikan kesehatanku

Terimakasih Ibuku..
Terimakasih Ibuku..




Balikpapan, 24 Februari 2020

Pelita Wawasanku

By: Adhinda
Wahai pahlawanku,
Pahlawan tanpa tanda jasaku
Kau telah mengajari kami
Penuh dengan kesabaran
Kau jadikan kami
pribadi dengan kepandaian
Setitik demi setitik ilmu
Kau berikan setiap hari

Kau mendidik kami
Tanpa mengenal lelah
Tanpa mengenal putus asa
Kau mengajari kami
Dengan penuh keikhlasanmu
Semua kau lakukan tanpa mengharapkan imbalan
Kelak akan kami balas semua jasamu
Dengan semua keberhasilan kami
Agar kau selalu bangga kepada kami
Semoga Tuhan membalas semua ketulusan mu
Semoga Tuhan mengangkat derajatmu



Balikpapan, 24 Februari 2020

Guruku

By: Atitah
Wahai guruku,
Dengan ketulusanmu
Engkau membimbingku
Dengan kegigihanmu
Engkau mendidik ku
Dengan wawasanmu
Engkau menjadi pelitaku
Menerangi kegelapanku

Wahai guruku,
Kelak kami meniti masa depan
Kami takkan melupakan jasamu
Kau selalu yang terbaik
Menuntun demi cita-cita kami



Balikpapan, 24 Februari 2020

Ibuku

By: Kevin
Ibu...
Engkau telah
Melahirkanku
Dengan penuh tenagamu
Dengan penuh perjuanganmu
Bahkan dengan taruhan nyawamu

Ibu...
Engkau membesarkanku
Dengan penuh kasih sayangmu
Dengan penuh kehangatanmu
DEngan penuh kelembutanmu

Ibu …
Begitu tinggi cintamu bagiku
Begitu agung kasih dan sayangmu bagiku
Begitu tulus perasaanmu

Ibu...
Terimakasih dari putramu
Atas semua jasa-jasamu
Yang sudah kau berikan untukku
Hingga usia remajaku



Balikpapan, 24 Februari 2020

Andai

By: Siva
Andai...
Andai aku menjadi dokter
Kuingin berguna untuk sesama

Andai aku menjadi dokter
Ku kan mengobati orang sakit
Ku kan dampingi mereka
Supaya sehat kembali

Andai aku menjadi dokter
Ku kan membuat bangga semua orang
Ku kan membuat bangga ibu dan ayah
Ku kan melihat senyum simpul di wajah ayah

Ku kan melihat senyum simpul di wajah ibu
Semoga cita dan asaku
Bisa terwujud


Balikpapan, 24 Februari 2020

SAHABAT

By: Alia
Wahai sahabat,
Kau tempatku bersandar
Kau ada dalam sukaku
Kau ada dalam dukaku
Kau selalu memahamiku
Kau selalu mengerti keadaanku
Kau selalu menyemangatiku
Kau selalu menegurku
Saatku dalam kekhilafan
Kau selalu menyemangatiku

Wahai sahabat,
Karnamu kini ku mnegerti
Arti sahabat sesungguhnya
Tanpamu,
Hidupku kan hampa
Tanpamu,
Ku tak seperti saat ini

Wahai sahabat,
Terima kasih tlah menjadi sahabatku
Terima kasih, tlah menjadi bagian hidupku



Balikpapan, 24 Februari 2020

Dia itu..

ig: @gputrizahrani06
Dia...
Dia itu ayahku
Senantiasa menuntunku
Senantiasa membimbingku
Senantiasa mendekapku
Senantiasa menenangkanku

Dia itu...
Ya ayahku....
Baersamanya, kuseberangi luasnya lautan
Bersamanya, kulewati setiap terjal jurang
Bersamanya ku menembus cakrawala harapan

Dia itu...
Ya ayahku...
Bersamanya, kunikmati setiap waktu
Bersamanya, menerjang derasnya hujan
Bersamanya, kuberdiri dalam ketegaran

Thanks to my father
I will keep your honorable name on my chest


Balikpapan, 24 Februari 2020

KAWAN

by: Dede

Wahai kawankui,
Tau kah engkau?
lamanya masa yang kita lewati bersama
Aku tak ingin tau
Karna kau ada  selamanya bagi ku

Bersamamu,
Tangiskukan terurai menjadi tawa
Dukaku kan terpecah menjadi bahagia
Dan...
Air mata yang telanjur jatuh
Takan berubah menjadi nestapa

Denganmu,
Kepenatanku tergilas sirna
Terkadang di satu waktu,
Prasangka pernah menjauhimu

Tapi,
Sungguh kawan,
Amarah takkan bisa bertahan di kalbuku
Kusadari aku terikat oleh hatimu

Ingat kawan,
Kita pernah duduk bersama
Melukis langit dengan impian
Tentang aku dan kehidupan
Terima kasih kawanku




Balikpapan, 24 Februari 2020

Senja yangIndah

by: Nabila

Kilau cahaya keemasan
Membias di cakrawala
Di ufuk barat tersirat
saat hari mulai senja..
Terbelalak mata
Saat kumemandangnya
Keindahanjyang mempesona
Dari sang Maha Pencipta..

Sang surya bersiaga
Tuk membenamkan dirinya
Menjemput mesra ketenangan malam
Meneguk cahaya dalam-dalam
Menyempurnakan keindahan malam

Lembayung indah tampak kekuningan
Gradasi warna bagaikan lukisan
Di sudut langit yang tipis berawan
Hiasan terbesar sepanjang zaman


Balikpapan, 24 Februari 2020

KEINDAHAN ALAM

by: Beatrix

Laksana sinar mentari
Yang berkilau di pagi hari
Selalu menghangatkan bumi
Membangkitkan semangatipagi ini

Kicau burung terdengar merdu
Melihat alam ini
Membuatku terpaku

Kurentangkan kedua tanganku
Kutengadahkan wajahku
Menatap langit yang biru

Lalu,
Kupejamkan mataku
Kurasakan ketenangan jiwaku

Wahai Tuhanku,
Engkaulah Sang Pencipta Alam
Pesonamu sangat menakjubkan
Kekagumanku sulit kuungkapkan

Wahai insan di bumi....
Janganlah kau rusak keindahan ini
Rawatlah alam ini
Agar generasi penerusnanti
Bisa ikut menikmati

Betapa indahnya alam ini
Terima kasih Tuhanku
Telah menciptakan jagad raya ini

Pilih Jalanku Saja

by: Dena
Hai Cinta...
Kuharap engkau mengetahui..
Hati ini masih mempersilahkan..
Kapanpun engkau mau bersamaku..

Hai Cinta..
Disaat sang purnama menyelimuti malam..
Ku ingat akan kenangan dulu..
Semua kenangan manis kita dulu..

Hai Cinta..
Aku harap engkau masih ingat..
Kita berpelukan di tengah malam..
Saling menghangatkan di kedinginan..

Hai Langit..
Jikalau nanti aku dipersatukan kembali
Aku harap kau menyaksikan kita..
Menggelarkan suka cita yang amat..

Hai Lautan..
Ombakmu berarus dengan halus..
Seperti sikap dia yang halus..
Tiada yang sehalus dia, hanya kamu

Hai Maha Cinta..
Jikalau engkau mengizinkan..
Kelak di keabadian nanti..
Aku ingin bahagia dengannya..

Hai Cinta..
Jika engkau tidak bahagia dengan dia
Pilih saja jalan yang ada aku diujung..
Karena disitu aku sedang menunggumu

Terima kasih cinta
Kamu memberiku pelajaran
Bahwa mencintai tidak harus memiliki
Cinta, aku bahagia karena kamu bahagia



Balikpapan, 24 Februari 2020

Pujaan Hati

By: Nathanael
Oh, pujaan hati...
Engkau bagai mentari
Kau selalu menerangi hati ini
Kau selalu ada dalam sukaku
Tapi,
Kau juga menjadi dukaku

Oh, pujaan hati...
Kau selalu mewarnai hariku
Kau selalu ada dalam hatiku
Mengisi ruang di jiwaku

Oh, pujaan hati...
Andai engkau tahu
Perasaan jiwa dan ragaku
Namun, apa dayaku
Ku hanya mampu
Menyimpan seluruh rasa dalam dadaku


Balikpapan, 24 Februari 2020

Penantianku

By: Najla Jihan
Kau...
Kau adalah kenanganku
Kau adalah ceritaku
Kau adalah sejarahku

Dulu kita pernah bersama
Mengisi hari penuh tawa
Mengisi hari penuh canda
Walau...
Terkadang sedikit ada duka

Kau..
Tak ubahnya seperti bualan
Manis kata-katamu
Lembut sikapmu

Senyummu..
Selalu menghantui pikiranku
Hingga suatu Saat..
Kau menghilang dariku

Aku disini sendiri
Dalam penantian
Dalam kesengsaraan
Sampai kapan penantian ini berlalu

Entahlah...
Aku pun tak tahu..
Dalam benakku ku selalu mendoakanmu
Kelak, kau kan kembali bersamaku



Balikpapan, 24 Feberuari 2020

Istanaku

By: Alyah
Rumahku..
Kaulah istanku

Tempatku bernaung
dari teriknya mentari
tempatku berlindung
dari dinginnya udara malam hari

Rumahku..
Kaulah istanku

Kau tempatku kembali
Dari lelahnya setiap hari
Saat ragaku lemah tak berdaya
Ku selalu bersandar dalam setiap sudutmu

Rumahku..
Kaulah istanaku

Banyak kenangan tercipta darimu
Kini ku beranjak dewasa
Kau menjadi saksi kehidupanku

Rumahku..
Kaulah istanaku


Terima kasih atas kenyamananmu
Terima kasih telah menaunngiku
Terima kasih atas kenanganmu



Balikpapan, 24 Februari 2020

Ibuku

by: Nafida
Ibu...
Kaulah wanita terhebat bagiku
Kau bagai malaikat
Yang mengiringi setiap langkahku

Ibu..
Kau membesarkanku dengan cintamu
Cinta dan kasih sayangmu tak lekang oleh waktu

Ibu...
Kau pahlawan dalam hidupku
Kau pelita hatiku

Ibu..
Kau bagai mentari
Yang menerangi jalan hidupku...

Oh Ibu..
Dalam lantunan doaku
Selalu kusebut namamu

Aku ingin membahagiakanmu
Ya Allah ampunilah dosa-dosa ibuku
Mulikanlah dia dengan segala karuniamu

Terimakasih ibu..
Terimakasih atas perjuanganmu
Terimaksih atas pengorbananmu
Sungguh ku mencintaimu, Ibu.



Balikpapan, 24 Februari 2020

Sang Fajar

By: Immanuella
Gelap t'lah berlalu
Langit tlah menampakkan pesonanya
Nuansa mega penuh warna
Merah, Kuning, hingga Jingga

Semburat kilau menampakkan cahaya
Sinar kesejukan merasuk jiwa
Tetesan embun menyegarkan raga

Sang fajar..
Sinarmu yang terang
menyilaukan pandangan

Kini ku dalam kebaruan
Ku siap memulai hari yang cerah
Hari yang baru

Semangat pagi telah menyapa
Disambut senyum cerah Sang Fajar
Berharap semua akan menjadi lebih baik

Tiada berputus asa
Terus menggenggam asa
Terus berjuang untuk menggapai impian


Balikpapan, 24 Februari 2020

Hujan

By: Rajwa
Ku tengadahkan wajahku
Ku tatap langit yang biru
Di sudut timur ku berdiri
Mendung telah menampakkan diri
Tak seperti langit di atasku

Hujan..
Sebagian orang mengharapkan
Sebagian orang mengenyahkan

Begitu pun aku,
selalu kurindukan rintik hujan datang
Aroma dingin tapi menyejukkan
Ah...
Rasanya membuatku tenang

Di bawah rintik hujan
Terkadang kita bisa menangis
Tanpa terlihat derai air mata mengalir
Bahkan,
Tak terdengar suara tangisan

Berteriak dibalik gemuruh hujan
Melampiaskan semua kegelisahan
Rasanya bisa melegakan
Hilang beban jiwa dan raga

Hujan...
Kaulah anugerah..
Ada kehangatan yang tersembunyi dalam hujan
Yaa..
Sebuah rasa syukur atas deraan air yang menyeka panas
Suatu nikmat yang tak berujung dari Sang Pencipta


Balikpapan, 24 Februari 2020

Mentari Kegelapanku

By: S. Nasim
Guruku...
Dirimu bak mentari
Mentari dalam gelapku

Kau membukakan wawasanku
menyibak kegelapan ilmuku
Setiap hari,
Tak lelah kau mendidikku
Membukakan gerbang masa depanku

Guruku,
Kau pun tak pernah pelit ilmu
Menuntun langkah tiap langkahku
Demi kugapai cita dan harapku

Guruku,
Tanpamu, aku dalam belenggu
Tanpamu, aku dalam kegelapan
Kau telah menyinariku

Agar aku tak miskin ilmu
Tanpa mu tenggelam lah aku
Dalam lautan kebodohan
Terima kasih guruku
Semoga Tuhan mengangkat derajatmu


Balikpapan, 24 Februari 2020

Wahai guru ku tercinta
Engkaulah pahlawan tanpa tanda jasa
Yang tak pernah meminta balasan sedikit pun
Semoga ilmuku berguna untuk agama, nusa, dan ban

MENGIKHLASKAN

ig: @dindaaalya

Ikhlas...
Bibir ini seakan-akan di jahit rapat
Membisu dalam diam,
Walau ingin bersuara

Kau pergi begitu saja
Datang memberikan harapan,
Pergi meninggalkan tangisan
Membuat hati ini hancur seketika

Terkadang...
Bibir ini murka
Marah senyum terpaksa

Tersenyum melihat kepergian dirimu
Tersenyum melihat gelak tawamu
Tapi...
Bukan karnaku

Kadang aku marah dengan tubuh ini
Terlihat lemah di depanmu
Aku tak ingin,
Kau kembali dalam dekapku
Hanya karena belas kasihanmu

Aku pun tak ingin,
Kau cemaskan keadaanku
Seolah kau bersalah
Telah meninggalkanku

Tak dapat dipungkiri
Hatiku inginkanmu kembali
Tapi...
Ku tak mau bersama dalam keterpaksaan

Kini...
Ku ikhlaskan dirimu
Ku ikhlaskan kepergianmu
Ku kan berdiri dalam lembaran baru
Tanpa melibatkan perasaanmu


Balikpapan, 24 Februari 2020